Malang - Pelaksanaan hari pertama Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 pada Senin berlangsung di berbagai satuan pendidikan dengan sejumlah catatan. Meskipun sebagian besar sekolah dapat melaksanakan ujian sesuai jadwal, sejumlah lainnya menghadapi kendala teknis yang memengaruhi kelancaran pelaksanaan.
Kendala yang dilaporkan meliputi gangguan jaringan internet, keterbatasan perangkat, hingga permasalahan pada sistem ujian. Akibatnya, sebagian peserta belum dapat menyelesaikan TKA, bahkan terdapat satuan pendidikan yang belum dapat melaksanakan ujian pada hari pertama.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim teknis satuan pendidikan telah berkoordinasi dengan tim teknis pusat. Hasil koordinasi menyebutkan bahwa satuan pendidikan yang mengalami kendala maupun peserta yang belum menyelesaikan ujian akan diakomodasi melalui jadwal susulan.
Pihak pusat menegaskan bahwa mekanisme pengajuan susulan harus dilakukan melalui laporan resmi dari satuan pendidikan. “Bagi satuan pendidikan yang tidak dapat melaksanakan TKA hari ini atau terdapat peserta yang belum menyelesaikan TKA, akan diusulkan mengikuti jadwal susulan,” demikian keterangan dari tim teknis pusat.
Lebih lanjut, pihak pusat menegaskan kewajiban pelaporan kendala sebagai bagian dari prosedur resmi. “Setiap kendala yang terjadi harus dilaporkan melalui Berita Acara Pelaksanaan TKA dengan mencantumkan detail permasalahan yang dialami. Berita acara tersebut kemudian wajib diunggah melalui laman TKA sebagai dasar pengajuan penjadwalan susulan,” jelasnya.
Dengan mekanisme tersebut, diharapkan seluruh peserta tetap memperoleh kesempatan yang setara untuk mengikuti TKA. Evaluasi dari pelaksanaan hari pertama juga menjadi dasar perbaikan teknis guna meningkatkan kelancaran pelaksanaan pada hari berikutnya.
#TKA2026 #TKASMP2026
#Berkompetensi #UjianSMP2026 #KendalaTKA
#InfoPendidikan
#BeritaPendidikan
#JadwalSusulanTKA
#PelaksanaanTKA
#SMPIndonesia
#PendidikanIndonesia
#UjianSekolah
#TeknisUjian
#InfoSekolah
#UpdatePendidikan
#DinasPendidikan #SekolahIndonesia #GuruIndonesia