Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menghadirkan inovasi dalam penguatan kualitas pendidikan melalui program Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan secara daring melalui platform MOOC Pintar Kemenag.
Program ini ditujukan bagi para pendidik di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat pendekatan pembelajaran yang menekankan nilai empati, kasih sayang, dan pembentukan karakter peserta didik.
Pelatihan KBC dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yakni:
- Pendaftaran: 17–21 April 2026
- Pelaksanaan: 22–28 April 2026
Kegiatan ini akan diluncurkan secara resmi oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, pada 22 April 2026.
Penguatan Pendidikan Berbasis Nilai
Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan yang menempatkan aspek kemanusiaan sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran. Melalui pelatihan ini, pendidik didorong untuk tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga membangun hubungan yang positif dan konstruktif dengan peserta didik.
Pendekatan ini dinilai relevan dalam menjawab tantangan pendidikan modern yang menuntut keseimbangan antara kompetensi intelektual dan karakter.
Selain sebagai program peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pencapaian rekor Museum Rekor Dunia Indonesia untuk kategori pembelajaran serentak dengan jumlah peserta terbanyak.
Target tersebut mencerminkan antusiasme dan partisipasi luas dari komunitas pendidikan dalam mendukung transformasi pembelajaran di Indonesia.
Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui MOOC Pintar, sehingga memungkinkan akses yang luas dan fleksibel bagi para peserta dari berbagai daerah. Sistem pembelajaran dirancang agar peserta dapat mengikuti materi secara mandiri selama periode pelaksanaan.
Kemenag mengimbau para pendidik untuk segera mendaftarkan diri serta mengajak rekan sejawat agar turut berpartisipasi dalam program ini.
π Daftar dan akses MOOC Pintar Kemenag
Melalui penyelenggaraan Pelatihan KBC, Kemenag menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan.
Program ini diharapkan mampu melahirkan praktik pembelajaran yang lebih inklusif, humanis, dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan Indonesia.
#KemenagRI
#MOOCPintar
#KurikulumBerbasisCinta
#PelatihanGuru
#GuruIndonesia
#PendidikanIndonesia
#TransformasiPendidikan
#PendidikanBerkualitas
#GuruMadrasah
#InovasiPendidikan
#BelajarSepanjangHayat
#RekorMURI
#InfoKemenag
#DiklatOnline
#PeningkatanKompetensi
#GuruHebat
#PendidikanKarakter
#MadrasahHebat
#GuruInspiratif
#BeritaPendidikan