-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sosialisasi dan Pendampingan EMIS GTK KKM MTsN 5 Malang Perkuat Koordinasi Antaroperator

Rabu, 22 Juli 2026 | Juli 22, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T06:52:40Z



Malang, 23 Juli 2026 – Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan EMIS GTK KKM MTsN 5 Malang sukses diselenggarakan pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Aula MTsN 5 Malang. Kegiatan ini diikuti oleh para operator madrasah yang tergabung dalam KKM MTsN 5 Malang sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap pengelolaan data EMIS GTK terbaru.


Acara ini dihadiri oleh Ketua KKM, Pengawas Madrasah Ali Imron, S.Pd., serta Admin EMIS Kabupaten Malang bersama Tim HD EMIS Kabupaten Malang yang memberikan sosialisasi sekaligus pendampingan teknis kepada seluruh peserta.


Dalam sambutannya, Ketua KKM menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi operator, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama operator madrasah.


"Ini sebagai ajang silaturahmi antaroperator yang ada di KKM. Dan diharapkan operator saling berkoordinasi agar data semua valid," ujar Ketua KKM.


Sementara itu, Pengawas Madrasah, Ali Imron, S.Pd., berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar memahami mekanisme terbaru pada EMIS GTK.


"Kami berharap para operator mengikuti sosialisasi dengan baik agar bisa memahami alur EMIS GTK terbaru demi data guru madrasah, khususnya guru sertifikasi," ungkapnya.


Pada sesi utama, Admin EMIS Kabupaten Malang bersama Tim HD EMIS Kabupaten Malang memberikan penjelasan mengenai pembaruan sistem EMIS GTK, alur pengelolaan data, serta solusi terhadap berbagai kendala yang sering dihadapi operator madrasah. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung terkait permasalahan yang ditemui di masing-masing satuan pendidikan.


Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh operator madrasah di lingkungan KKM MTsN 5 Malang semakin memahami tata kelola EMIS GTK yang terbaru, sehingga proses pembaruan data guru dapat dilakukan secara tepat, akurat, dan sesuai ketentuan. Sinergi antara operator, KKM, pengawas, serta tim pendamping diharapkan mampu mewujudkan data guru madrasah yang valid dan berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan pendidikan.

×
Berita Terbaru Update